• Bahasa Indonesia
  • English
  • Deutsch

TNI AU Mantapkan Rencana Acara Terjun Payung di Sorsel, Papua Barat

TNI AU akan gelar peringatan pengibaran perdana Sang Saka Merah Putih di Bumi Cenderawasih yang ditandai dengan pendaratan para penerjun payung Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) yang pada saat itu dilakukan pada tanggal 18 Mei 1962. Aksi kepahlawanan ini merupakan bukti perjuangan rakyat indonesia dalam menjaga dan mempertahankan NKRI yang pada tanggal 1 Mei 1963 telah diakui oleh dunia melalui prosedur yang sah dan demokratis serta diterima oleh hukum Internasional. Bahkan sesuai dengan perjanjian New York, bahwa hak menentukan nasib sendiri penduduk Irian Barat telah dilaksanakan melalui Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA) yang dilaksanakan pada tanggal 14 Juli hingga bulan Agustus 1969 yang menyatakan bahwa penduduk Irian Barat tetap bagian yang tak terpisahkan dari bingkai NKRI.

Hasil dari Pepera yang menunjukan semuanya memilih dan menentukan, bahwa Irian Barat tetap berada dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan selanjutnya PBB dalam sidang Majelis Umumnya tanggal 19 November 1969 telah mengeluarkan resolusi PBB Nomor 2504 yang menegaskan pengakuan PBB atas kedaulatan NKRI, termasuk Irian Barat di dalamnya, maka Pepera tersebut merupakan keputusan yang sudah final dan sah menurut hukum internasional.

Dalam rangka memperingati aksi heroik para penerjun pengawal keutuhan NKRI tersebut, maka telah dilakukan koordinasi antara Pangkoopsau II, Marsekal Muda (Marsda) TNI Yadi Indrayadi S dengan Sekda Kabupaten Sorong Selatan Dance Y. Flassy. Acara tersebut akan digelar di Kampung Wersar Distrik Teminabuan, Sorsel yang waktunya bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional 10 Nopember mendatang. Pertemuan  antara Pangkoopsau II beserta jajarannya dengan Sekda Sorsel membahas pemantapan pelaksanaan kegiatan tersebut yang diharapkan selain dapat menjadi momentum refleksi diri terhadap perjuangan untuk persatuan dan kesatuan NKRI sekaligus sebagi ajang promosi pariwisata Papua Barat, termasuk wilayah Sorong Raya, dan khususnya Sorong Selatan. Pemkab Sorsel memiliki berbagai potensi wisata dengan beragam tema, seperti bahari, wisata Sungai, Hutan, Mangrove dengan diversity skala dunia. Pemberdayaan berbagai potensi ini harus dibangun dan dikembangkan bersama untuk percepatan pembangunan ke depan. 

 

Design & Development by Teramatics
Clicky Web Analytics