• Bahasa Indonesia
  • English
  • Deutsch

Skenario Pembangunan Wilayah Terpadu (S-PWT)

Apakah S-PWT itu?

S-PWT adalah sebuah metode inovatif untuk mengidentifikasi kebutuhan program kewilayahan yang layak dan mendesak untuk dilakukan dalam konteks PWT. Sekaligus memberikan  gambaran tentang visi bersama yang dilakukan melalui proses partisipatif yang sistematis diantara sektor terkait. Gambaran visi bersama ini disertai dengan aspek penting lainnya seperti program kewilayahan, tolok ukur, aktor, kebijakan, strategi dan berbagai informasi lain sesuai kebutuhan pelaksanaan PWT.

Melalui pemanfaatan S-PWT, maka penentuan program kewilayahan akan lebih fokus dan memperjelas maksud, tujuan, peran dan fungsi masing-masing aktor (khususnya SKPD) yang terlibat dalam PWT.

Selain itu S-PWT dirancang sesuai dengan prinsip dasar dan kebutuhan dinamika perencanaan pembangunan  kontemporer yang kental dengan aspek efisiensi, peningkatan transparansi, partisipatif, komunikatif dan pencapaian yang efektif. Metode ini juga sesuai dengan pemanfaatan pola strategic planning, perencanaan kolektif, aktivasi kesadaran bersama (awareness) dan penguatan jejaring (networking) yang melekat pada pendekatan Regional Management. Oleh karena itu S-PWT merupakan salah satu instrumen penting dan perlu digunakan dalam aplikasi konsep PWT.

Urgensi Pemanfaatan S-PWT

S-PWT sangat bermanfaat untuk hasil yang tajam dalam penyusunan dokumen perencanaan kawasan. S-PWT menajamkan dan memberi bobot perencanaan berupa validasi dari para pelaku yang langsung terlibat dalam pembangunan kawasan di Daerah. Pelaksanaan yang mudah, praktis dan singkat sehingga meringankan Daerah dalam penyusunan dokumen perencanaan.  

S-PWT biasa dilakukan dalam bentuk rapat koordinasi, workshop, musrenbang, FGD dan lain sebagainya. Metode ini mengedepankan aspek partisipatif aktif dari para peserta yang kompeten. 

Metode S-PWT ini telah dipergunakan diberbagai wilayah yang melakukan PWT, khususnya dalam konteks kerja sama antardaerah kewilayahan, seperti di wilayah BARLINGMASCAKEB (Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap dan Kebumen), wilayah SAMPAN (Sapta Mitra Pantura yang terdiri dari Kota dan Kabupaten Pekalongan dan Tegal, Kabupaten Batang, Pemalang dab Brebes), Regional Management JONJOK BATUR di Pulau Lombok dan masih banyak lagi.

Dalam rangka penyusunan PWTJP, PWTJM dan PWT Tahunan, maka S-PWT telah digunakan a.l. di Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat dan Batang Hari, Jambi, Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku.

Siapa Perlu Menguasai S-PWT ini?

S-PWT, selain perlu dikuasai oleh unsur di Bappeda, perlu dikuasai pula oleh  fasilitator dari pihak-pihak yang terkait langsung pada proses penyusunan PWT, khususnya pengambil/penentu kebijakan dari eksekutif dan legislatif di Pemerintahan Daerah, NGO terkait, konsultan perencanaan mapun lembaga-lembaga yang peduli dan turut berkontribusi terhadap penyusunan perencanaan PWT daerah.

Secara khusus, S-PWT perlu dikuasai oleh anggota tim penyusun RPJPD, RPJMD, Renstra SKPD, RKPD, dan RENJA SKPD provinsi/kabupaten/kota sesuai penetapan dari keputusan kepala daerah terkait dan atau bersama konsultan/mitra Pemda penyusun perencanaan PWT daerah.

CATATAN PENTING LAIN

  • Pelaksanaan S-PWT dilakukan oleh fasilitator yang berpengalaman. 
  • Peserta yang kompeten dan sekaligus memenuhi unsur keterwakilan menjadi salah satu komponen inti keberhasilan kegiatan. 
  • Hasil-hasil S-PWT bukan sebagai ramalan, namun Bahan Acuan Kegiatan PWT yang valid untuk diratifikasi oleh para pengambil keputusan pada masing-masing SKPD dan pihak terkait lainnya. 
  • Pemanfaatan S-PWT hendaknya juga dipandang sebagai instrumen pembagian peran. 
  • Hasil pelaksanaan S-PWT memerlukan proses institusionalisasi lanjutan khususnya untuk ditetapkan sebagai kebijakan. 
Salah satu kunci keberhasilan Pembangunan Wilayah Terpadu (PWT) terletak pada kekuatan Komitmen stakeholders.

Komitmen dimulai dari aspek kepedulian dan kepemilikan kegiatan yang terbentuk melalui proses perencanaan partisipatif.

Beberapa contoh pelaksanaan S-PWT antara lain di Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Mamuju Utara dan Kabupaten Maluku Barat Daya.

Perlu info lanjutan tentang S-PWT? Silahkan unggah flyer S-PWT terlampir.

Hubungi LEKAD untuk pelatihan ToT atau bahkan fasilitasi penyusunan dokumen PWT melalui S-PWT di email: benrahman@yahoo.com atau lekad_id@yahoo.com

Download File

Silahkan login atau daftar untuk dapat mendownload file disini.

 

Design & Development by Teramatics
Clicky Web Analytics