• Bahasa Indonesia
  • English
  • Deutsch

Menpan RB Loloskan Formasi CPNS Papua Barat

Setelah sempat ditangguhkan, akhirnya Menpan RB melalui Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) RB pada rapat koordinasi tanggal 11 September 2017 di Jakarta mengumumkan persetujuan formasi penerimaan CPNS untuk Provinsi Papua Barat. Demikian disampaikan Sekda Sorong Selatan, Dance Y Flassy yang turut serta memperjuangkannya bersama Pemda Fak-Fak dan lainnya secara konsisten.

Namun Provinsi Papua belum termasuk didalamnya, karena dari 26 kabupaten/kota, ada 17 daerah di Papua yang belum melakukan pengisian formasi CPNS. Konon beberapa daerah tetap menolak untuk melaksanakan tes dengan sistem CAT (Computer Assessment Test). Sekda Sorsel menjelaskan, bahwa lowongan penerimaan CPNS yang dibuka tahun 2017 ini merupakan formasi yang tertunda tahun 2014 lalu. ‘Khusus untuk Kabupaten Sorsel ada 157 dan kemungkinan lowongan penerimaan CPNS ini diperkirakan akan dibuka bulan depan’, imbuhnya

Alasan kesiapan melaksanakan CAT ini sempat menjadi batu sandungan terkait persetujuan Kemenpan RB dalam meloloskan formasi CPNS beberapa daerah. Pada penerimaan CPNS  tahap kedua 5 September lalu, hanya dibuka lowongan pada 6 Kementerian/Lembaga dan 1 Provinsi, yakni Provinsi Kalimantan Utara. Padahal menurut Flassy, Kemenpan RB melalui Deputi SDM sudah memanggil secara khusus 3 provinsi yakni Provinsi Papua, Papua Barat dan Provinsi Kalimantan Utara guna membicarakan soal penerimaan CPNS yang tertunda 2014 lalu. Setelah memberikan harapan, namun kenyataannya pada formasi penerimaan CPNS tahap kedua lalu, Kemenpan RB hanya menyetujui penerimaan CPNS di 60 Kementerian/Lembaga dan 1 provinsi yakni  Provinsi Kalimantan  Utara. Hal ini menjadi pertanyaan dan hingga diperjuangkan oleh Sekda Sorsel beserta para pejabat, khususnya dari BKD Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Fak-Fak. ‘Puji Tuhan, Menpan RB akhirnya menyetujui usulan kami’ demikian ujarnya. Penjelasan resmi tentang hal ini akan dikeluarkan oleh Kemenpan RB dalam waktu dekat. 

 

Design & Development by Teramatics
Clicky Web Analytics