• Bahasa Indonesia
  • English
  • Deutsch

Kegiatan Identifikasi Potensi KAD di Wilayah HoB - Kalbar

Memotret Potensi KAD di Wilayah HoB Kalbar
 Pada tanggal 21-23 Mei 2009 - tepatnya di Hotel Grand Mahkota Pontianak, WWF Indonesia dan LEKAD memfasilitasi kajian identifikasi potensi kerja sama antar daerah melalui sebuah workshop untuk wilayah terkait program Heart of Borneo (HoB) Kalimantan Barat. Wilayah ini meliputi Kabupaten Sintang, Melawi dan Kapuas Hulu -  Provinsi Kalimantan Barat.
Workshop ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Barat, Bpk. H. Fathan Rasyid, M.Ag. pada tanggal 22 Mei, namun pada malam sebelumnya telah diawali dengan diskusi bernuansa 'talk-show' dengan beberapa nara sumber dari pusat dan daerah.
Bpk Drs. Mukhsin A. Rahman M Si. (Asdep V Kementrian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal/KNPDT) membawakan beberapa contoh dukungan kegiatan dari KNPDT terkait inisiasi daerah yang melakukan kerja sama antardaerah, khususnya yang menggunakan pendekatan Regional Management. 

Dr. Eddy Suratman (Universitas Tanjungpura/UNTAN, Pontianak) membahas tentang urgensi dari kerja sama antardaerah di wilayah Kalbar, khususnya kabupaten Sintang, Melawi dan Kapuas Hulu.

Dr. Resty Efiawan, sebagai Regional Manager pertama di Indonesia membagi pengalaman dalam melaksanakan pekerjaanya sebagai profesional yang saat itu bekerja dalam aliansi pembangunan antardaerah 'BARLINGMASCAKEB', Jawa Tengah.  

Setelah pembukaan oleh Kepala Bappeda Provinsi Kalbar, workshop diisi pula dengan materi oleh kepala dinas PU Kalbar, Bpk. Ir. Jakius Sinyor yang menggambarkan situasi-kondisi serta perencanaan pembangunan, khususnya sektor  perhubungan (jalan dan transportasi) di Kalimantan Barat. 

Setelah melewati beberapa masukan pendahuluan, maka workshop langsung membahas identifikasi potensi kerja sama antardaerah. Dimulai dari pengumpulan 'input' terkait isu-isu yang diyakini penting untuk dijadikan bahan pertimbangan sebagai potensi KAD di wilayah ini. Setelah pengumpulan seluruh isu yang penting, maka dipilihlah isu-isu terpenting dan yang paling bermasalah secara partisipatif. 
Banyak 'input' serta tanggapan dari para peserta workshop yang bermanfaat untuk menjadi bahan kajian potensi KAD di wilayah ini. Melalui wokshop singkat tersebut, LEKAD telah berhasil mengumpulkan informasi penting tentang potret kebutuhan pengembangan kapasitas, khususnya dalam konteks KAD di wilayah ini.   
Kegiatan ini dapat berjalan sukses berkat dukungan dan kerja sama yang konstruktif dengan Pemerintah Provinsi Kalbar dan Pemerintah Kabupaten Sintang, Melawi dan Kapuas Hulu, khususnya dari jajaran Ka. Bappeda terkait. Peran serta para perwakilan yang secara aktif dan partisipatif memberi masukan telah memberikan hasil-hasil kajian yang valid.
Berkat kerja sama yang sangat baik dengan WWF Indonesia cabang Kalimantan Barat di Pontianak, khususnya Bpk. Bambang Bider dan Bpk. Dhany serta para kontributor LEKAD pontianak, khususnya Dr. rer.nat. Eka Priadi dan Dr.rer.nat. Rustamaji yang senantiasa memberi dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Sekretariat dan tim penyelenggara LEKAD daerah untuk kegiatan ini dilaksanakan oleh Sdri. Dewi Apriana ST dan Sdri. Vina ST.

 

Design & Development by Teramatics
Clicky Web Analytics