• Bahasa Indonesia
  • English
  • Deutsch

Berita Terbaru

Desember 11, 2017

Persaingan antar kawasan destinasi dalam mencapai sukses pengelolaan kepariwisataannya semakin dipengaruhi oleh pemanfaatan business model yang sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan pembangunan. Hal ini menjadi salah satu kesimpulan yang digarisbawahi oleh Asisten Deputi Pengembangan Infrastruktur dan Ekosistem Pariwisata Kemenpar RI, Dr. Frans Teguh pada kesempatan diskusi bersama insan kepariwisataan di Ende, Flores  NTT (8/12/ 2017). Kegiatan pariwisata dipastikan adalah bisnis oleh sebab itu pemanfaatan business model yang tepat menjadi sebuah...

Desember 05, 2017

Kepariwisataan Palembang semakin berbenah menyongsong berbagai events internasional, khususnya terkait Asian Games 2018 mendatang. Sektor publik, swasta, masyarakat, akademisi dan media semakin dituntut untuk dapat bekerjasama secara sinergis. Untuk itu, Destination Management Organization (DMO) sebagai wadah komunikasi pembangunan lintas pelaku/sektor semakin mendapat sorotan. Hal ini terungkap dalam FGD yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata RI melalui Asdep Pengembangan Infrastruktur dan Ekosistem Pariwisata pada hari Selasa tanggal 5 Desember 2017 di Hotel Santika Palembang. Acara yang dibuka oleh Kabid Pengembangan...

November 25, 2017

 

Sebagai salah satu destinasi prioritas nasional, Wakatobi dituntut untuk memiliki kapasitas dasar pengembangan kepariwisataan yang mumpuni. Kekayaan bahari yang sudah terkenal pada skala dunia perlu dijaga kelestariannya tanpa mengesampingkan penguatan pada aspek kesejahteraan masyarakat lokal yang telah lama hidup secara bersahabat dengan kearifan lokalnya. Namun seiring dengan perkembangan dan tuntutan perubahan yang ada, maka masyarakat Wakatobi juga dihadapkan dengan berbagai permasalahan serius, seperti persoalan sampah. Hal ini terungkap dalam diskusi pada FGD yang difasilitasi oleh Kementerian Pariwisata RI melalui Asdep Pengembangan...

November 25, 2017

Berbagai upaya penguatan dan pemberdayaan pariwisata sebagai salah satu kunci sukses untuk mencapai pembangunan Jakarta sesuai visi Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 yang maju dan membahagiakan warganya tercermin pada konsultasi publik RPJMD yang berlangsung pada tanggal 22 November 2017 di Balai Kota - DKI Jakarta. Acara yang dimoderatori oleh Mochamad Abbas selaku Kabid Program dan Pendanaan Pembangunan, Bappeda melibatkan berbagai elemen masyarakat, swasta, perguruan tinggi, media dan SKPD. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Tinia Budiati dalam...

April 27, 2009

LEKAD juga didukung oleh jaringan pakar pembangunan wilayah dan kota dari berbagai daerah di Indonesia, antara lain dari Jabodetabekjur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi, Sumatera, NTB, dll. informasi bisa didapat dengan menghubungi info@lekad.org. 

April 28, 2009

Penyelenggara : Biro Desentralisasi Setda Provinsi Jawa Barat
Waktu : Rabu, 14 Mei 2008
Tempat : Bandung, Jawa Barat
Agenda LEKAD : Simulasi Identifikasi Kegiatan Kerja Sama Antardaerah

Deskripsi

Jawa Barat merupakan salah satu provinsi yang saat ini tengah merintis pelaksanaan kerja sama antardaerah sebagai salah satu program pembangunannya. Hal ini ditunjukkan dari telah adanya inisiatif kerja sama antardaerah di wilayah Provinsi Jawa Barat, yakni Ciayumajakuning, di samping masih ada beberapa yang lainnya. Mengingat masih awalnya proses kerja sama antardaerah ini, untuk itu diperlukan suatu fasilitasi, khususnya dalam memberikan informasi awal terkait dengan perencanaan kerja...

Juni 26, 2009

 Kementrian Negara Koperasi dan UKM telah menyelenggarakan fasilitasi kerjasama antar daerah terkait KUKM di wilayah mencakup Regional Management JONJOK BATUR NTB pada tanggal 21-23 Juni di Senggigi, NTB.
Kegiatan fasilitasi yang dikemas dalam bentuk workshop bersama LEKAD ini dipimpin langsung oleh Deputi VII KUKM Bpk I Wayan Dipta MSc dan dibuka oleh Wakil Bupati Lombok Barat Bpk. Mahrip MM.
Hadir sebagai peserta a.l. perwakilan dari dinas KUKM, Bappeda dan pelaku usaha dari daerah terkait Kerjasama RM JONJOK BATUR.

Dalam pengarahanya, keduanya berharap agar RM JONJOK BATUR (Lombok Barat, Tengah dan Timur) dapat segera mengaplikasikan kerjasama yang sinergis khususnya dibidang KUKM di wilayah ini. Dalam kesempatan ini, Bpk Mahrip juga mengajukan usulan untuk...

Mei 13, 2009

CBNA : Capacity Building Need Assessment
merupakan suatu kajian kebutuhan kerja sama yang dilakukan pada Region Pati, Pekalongan, dan Kedu.
Untuk mendapatkan hasil kajian silahkan hubung Lekad.

Mei 25, 2009

Pada tanggal 12 Mei lalu, Balitbang provinsi Jawa Tengah yang kini dipimpin oleh Dr. Anung Sugihantono, MKes mengadakan workshop dalam rangka kajian tentang 'Regional Marketing for Regional Development Lessons-learnt  from SUBOSUKAWONOSRATEN' bertempat di gedung Bakorwil II Prov. Jateng Jl. Slamet Riyadi No. 1 Surakarta.
Sebagai narasumber Direktur Eksekutif LEKAD, Benjamin Abdurahman yang membahas tema Pengembangan Pemasaran dan Promosi Regional 'konsepsi dan pengalaman pelaksanaan di Jawa Tengah. 

Hadir dalam acara...

Mei 25, 2009

Memotret Potensi KAD di Wilayah HoB Kalbar
 Pada tanggal 21-23 Mei 2009 - tepatnya di Hotel Grand Mahkota Pontianak, WWF Indonesia dan LEKAD memfasilitasi kajian identifikasi potensi kerja sama antar daerah melalui sebuah workshop untuk wilayah terkait program Heart of Borneo (HoB) Kalimantan Barat. Wilayah ini meliputi Kabupaten Sintang, Melawi dan Kapuas Hulu -  Provinsi Kalimantan Barat.
Workshop ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Barat, Bpk. H. Fathan Rasyid, M.Ag. pada tanggal 22 Mei, namun pada malam sebelumnya telah diawali dengan diskusi bernuansa 'talk-show' dengan beberapa nara sumber dari pusat dan daerah.
Bpk Drs. Mukhsin A. Rahman M Si. (Asdep V Kementrian Negara Pembangunan Daerah...

Mei 10, 2009

Penyelenggara : Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT)
Waktu : 23 – 26 Juni 2008
Tempat : Makassar, Sulawesi Selatan
Agenda LEKAD : Pelatihan Skenario Kerja Sama Antardaerah (SKAD)
Deskripsi
Regional Management Andalan Kawasan Selatan Sulawesi Selatan (RM Aksess) di Provinsi Sulawesi Selatan menjadi salah satu wilayah yang memiliki semangat dan respon sangat positif dalam menindaklanjuti dan menerapkan inisiatif kerja sama dengan konsep Regional Management. RM Aksess, yang beranggotakan lima daerah, yaitu Kabupaten Bantaeng, Bulukumba, Jeneponto, Selayar, dan Sinjai, terbentuk pada tahun 2007 dengan fasilitasi dan stimulasi dari KPDT bersama Pemerintah Provinsi...

Mei 10, 2009

Penyelenggara : Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT)
Waktu : 26 – 30 Agustus 2008
Tempat : Mataram, Nusa Tenggara Barat
Agenda LEKAD : Pelatihan Skenario Kerja Sama Antardaerah (SKAD)
Deskripsi
Regional Management Jonjok Batur (RMJB) terbentuk sejak tahun 2006 melalui fasilitasi KPDT dan Bappeda Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dalam Pelatihan SKAD, RMJB telah sepakat bahwa sektor yang akan dikerjasamakan di antara tiga anggota RMJB (Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Lombok Timur) adalah sektor pariwisata. Hal ini mengingat RM Jonjok Batur yang terdiri dari Kabupaten-kabupaten yang terletak di Pulau Lombok sangat identik dengan pengembangan kepariwisataan. Dari hasil SKAD (Skenario Kerja Sama Antardaerah) diperoleh empat sektor utama...

Mei 10, 2009

Penyelenggara : Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT)
Waktu : 11 - 14 November 2008
Tempat : Bengkulu
Agenda LEKAD : Pelatihan Skenario Kerja Sama Antardaerah (SKAD)
Deskripsi
Pelatihan SKAD di Bengkulu dilangsungkan untuk Regional Management Kaukus Setara Kuat dan Jang Hiang Bong. Walaupun dilaksanakan secara bersama, namun berdasarkan hasil pelatihan menunjukkan perbedaan di antara keduanya. Berikut dapat dijelaskan hasil pelaksanaan Skenario Kerja Sama Antardaerah pada Regional Management Kaukus Setara Kuat dan Jang Hiang Bong.
RM. Kaukus Setara Kuat
Regional Management Kaukus Setara Kuat merupakan suatu aliansi kerja sama antardaerah di wilayah Sumatera Bagian Selatan yang diresmikan pada tahun 2007 dengan maksud untuk...

Design & Development by Teramatics
Clicky Web Analytics